Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut bakal membawa Indonesia Indigenous Car (i2C) untuk menjadi mobil nasional berbasis listrik atau mobil listrik nasional.

Mobil listrik bikinan PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) itu tampil perdana di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025.

I2C disebut berperan sebagai bentuk komitmen pada inovasi dan visi mobilitas masa depan Indonesia.

Kehadirannya dinilai penting guna menunjukkan kompetensi Indonesia di bidang otomotif. Ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto tentang kemandirian bangsa.

Dalam menggarap i2C, PT TMI menggandeng sejumlah perguruan tinggi seperti UI, ITB, dan ITS serta desainer lokal hingga internasional, salah satunya ItalDesign.

Mobil SUV listrik ini ditargetkan mulai diproduksi massal pada akhir 2027 atau awal 2028, dengan harga di bawah Rp 500 juta.

I2C dirancang memiliki kapasitas tujuh penumpang. Bahkan, mobil ini juga diklaim menjadi kendaraan pertama yang dikembangkan dengan intelektual properti milik Indonesia.

Lima desainer lokal dipercaya membangun desain dari nol dengan pendekatan budaya Nusantara.

Beberapa Komponen Diproduksi secara Lokal...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler