Stres Dapat Mengancam Keselamatan Berkendara, Ini Cara Mengatasinya
Zulkifli Fahmi
Kamis, 21 November 2024 19:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Stres dan kecemasan merupakan respons alami tubuh ketika mendapatkan tekanan. Ketika keduanya tak terkelola dengan baik, maka akan mengganggu berbagai fungsi kognitif dan fisik manusia.
Sejumlah penelitian menunjukkan, individu yang mengalami stres dan kecemasan cenderung sulit menjalankan tugas yang memerlukan konsentrasi, perhatian, memori, pemecahan masalah, dan rentan pada kesalahan.
Padahal, kemampuan sebagaimana yang disebutkan sangat diperlukan saat berkendara. Risiko mengalami kecelakaan akibat kemampuan itu terhambat pun meningkat.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto mengatakan, untuk itu penting mengelola stres dan kecemasan dengan baik agar aman dan nyaman selama berkendara.
’’Bukti ilmiah yang kuat menunjukkan bahwa stres dan kecemasan memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan kognitif, fisik, dan sosial,’’ katanya.
Kemacetan



