Teknisi Astra Honda Motor Asal Magelang Raih Gelar Terbaik Dunia
Ali Muntoha
Senin, 9 Oktober 2023 15:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta - Teknisi sepeda motor Honda dari asal Magelang, Jawa Tengah, Masngudin berhasil menyabet gelar teknisi terbaik dunia kategori motor reguler (commuter) dalam kompetisi tingkat dunia, Honda Global Technician Contest Motorcycle (GTC) 2023, di Honda Technical College Kanto, Tokyo, Jepang, 7-8 Oktober 2023.
Masngudin yang dikirim PT Astra Honda Motor (AHM) dan mewakili teknisi main dealer PT Daya Adicipta Motora itu meraih piala setelah menyisihkan 12 finalis lain dari tujuh negara di kategori motor reguler.
Prestasi ini sekaligus menobatkannya sebagai salah satu yang terbaik di antara 89.000 teknisi sepeda motor Honda di seluruh dunia.
Sebelumnya Masngudin juga telah berhasil meraih peringkat kedua dalam kontes regional Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest (AOC) 2023, di Bangkok, Thailand, Juni 2023 lalu.
Masngudin yang mempunyai pengalaman sebagai teknisi motor Honda selama 10 tahun ini, mampu secara tepat, cepat, dan akurat menyelesaikan berbagai tahap pengujian. Mulai dari tes teori hingga berbagai hal kemampuan praktik.
”Saya tidak pernah membayangkan menjadi juara dunia. Ini akan menjadi motivasi untuk semakin berkembang dan terus memberikan yang terbaik bagi konsumen. Melayani dengan baik tidak hanya di dalam kontes, menurut saya juri terberat justru konsumen, dan kami harus konsisten dalam keseharian saat melayani konsumen,” ujar Masngudin, Senin (9/10/2023).
Gelar juara dunia ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara yang konsisten meraih prestasi. Sebelumnya, kompetisi untuk para teknisi terbaik Honda digelar hingga level Asia & Oceania, di mana teknisi asal Indonesia selalu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadi langganan juara.
VH Kunsala Krishna, General Manager Technical Service Division AHM mengatakan, prestasi ini menjadi hal yang sangat membanggakan.
Harapannya, pengalaman dan keterampilan yang didapat para teknisi pada kompetisi ini mampu meningkatkan layanan purna jual bagi para pecinta sepeda motor Honda.
”Para teknisi menjadi garda terdepan untuk melayani konsumen saat melakukan perawatan sepeda motor. Semoga raihan terbaik di ajang bergengsi tingkat dunia ini juga memotivasi para teknisi sepeda motor Honda lain dalam memberikan layanan purna jual terbaik kepada konsumen,” ujar Krishna.
Pada kompetisi yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali ini, AHM mengirimkan tiga wakil teknisi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).
Selain Masngudin, di kategori motor reguler juga ada Muhamad Ahi Wahyuni, juara AOC 2018 yang sehari-harinya melayani konsumen di wilayah Jawa Barat bersama main dealer PT Daya Adicipta Motora.
Pada kategori motor big bike teknisi AHASS terbaik diwakili oleh Dodik Kuswinarno, yang berada di bawah naungan main dealer PT Mitra Pinasthika Mulia.
Ketiga teknisi Indonesia beradu skill dengan teknisi sepeda motor Honda terbaik dari 12 negara lain yakni Thailand, Vietnam, Taiwan, China, Jepang, Argentina, Brazil, Meksiko, Qatar, Belanda, Belgia, hingga Inggris Raya. Honda Supercub 110 dan CB650R menjadi model sepeda motor Honda yang digunakan dalam uji kompetisi saat trouble shooting.



