Selain jalan licin, marka jalan, penutup saluran air, hingga aspal yang aus juga dapat memperparah risiko kecelakaan.
Saat hujan, bagian-bagian tersebut menjadi lebih licin dan berpotensi menyebabkan motor tergelincir, terutama ketika dilintasi dengan kecepatan tidak stabil.
Di samping kondisi jalan, Victor juga mengingatkan para bikers untuk mengecek ban sebelum berkendara. Sebab, kondisi ban juga memiliki pengaruh terhadap keselamatan berkendara.
Kondisi ban yang sudah menipis juga memperbesar potensi kecelakaan di jalan basah. Alur ban yang tidak optimal akan menyulitkan pembuangan air, sehingga meningkatkan risiko kehilangan traksi.
Kewaspadaan ekstra dan kesiapan kendaraan dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi hingga pergantian tahun.
Murianews, Jakarta – Jalan licin saat hujan meningkatkan risiko kecelakaan fatal bagi pengendara, terutama pada pengguna sepeda motor. Kondisi ini wajib bikers waspadai, terlebih sejumlah wilayah Indonesia masih dibayangi potensi cuaca ekstrem hingga akhir tahun.
Berdasarkan peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurut keterangan resminya, kondisi itu dipengaruhi adanya Siklon Tropis Hayley dan Bibit Siklon Tropis 90S. Siklon tersebut diprediksi memberi dampak tak langsung pada kondisi atmosfer dan kelautan Indonesia.
Dalam periode 24 jam ke depan hingga 31 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, dampak yang mungkin terjadi antara lain peningkatan intensitas hujan dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Victor Assani mengatakan, lapisan air di permukaan jalan, membuat daya cengkeram ban berkurang.
”Ketika hujan, ada air yang memisahkan ban dengan permukaan jalan, sehingga traksi berkurang dan motor lebih mudah selip, terutama saat pengendara melakukan pengereman mendadak atau bermanuver,” ujarnya, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (31/12/2025).
Para bikers pun dituntut untuk menyesuaikan gaya berkendaranya dengan kondisi cuaca. Ini dilakukan agar risiko kecelakaan dapat dapat ditekan.
Kecepatan tinggi, jarak pengereman yang terlalu dekat, serta manuver tiba-tiba dapat membuat motor kehilangan kendali dalam waktu singkat.
Cek Kondisi Ban...
Selain jalan licin, marka jalan, penutup saluran air, hingga aspal yang aus juga dapat memperparah risiko kecelakaan.
Saat hujan, bagian-bagian tersebut menjadi lebih licin dan berpotensi menyebabkan motor tergelincir, terutama ketika dilintasi dengan kecepatan tidak stabil.
Di samping kondisi jalan, Victor juga mengingatkan para bikers untuk mengecek ban sebelum berkendara. Sebab, kondisi ban juga memiliki pengaruh terhadap keselamatan berkendara.
Kondisi ban yang sudah menipis juga memperbesar potensi kecelakaan di jalan basah. Alur ban yang tidak optimal akan menyulitkan pembuangan air, sehingga meningkatkan risiko kehilangan traksi.
Karena itu, bikers diimbau untuk menurunkan kecepatan saat hujan, menjaga jarak aman, serta menghindari pengereman dan manuver mendadak.
Kewaspadaan ekstra dan kesiapan kendaraan dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi hingga pergantian tahun.