Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Gaya berkendara ternyata sangat mempengaruhi usia ban motor. Namun, masih banyak yang tak menyadarinya.
Ban sendiri merupakan komponen penting pada kendaraan. Bagian ini memegang peranan krusial karena menjadi penghubung antara motor dengan permukaan jalan.
Tak sekadar alas karet bundar, ban sangat berperan pada kendali kemudi, pengereman, hingga menahan seluruh bobot kendaraan dan pengendaranya.
Ban dalam kondisi mantap tentunya akan memberikan rasa aman dan nyaman saat berkendara. Sebaliknya, ban yang sudah aus dapat mengurangi performa motor, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan.
Berikut gaya berkendara yang bikin usia ban makin pendek:
- Berakselerasi Mendadak
Berakselerasi mendadak membuat ban belakang mendapatkan tekanan putar yang berlebih. Dampaknya, karet ban akan memiliki gesekan terus menerus dan membuat karet ban lebih cepat panas. Kondisi itu akan membuat karet ban terkikis sedikit demi sedikit.
- Mengerem Mendadak
Mengerem mendadak akan membuat ban depan dan belakang bekerja lebih ekstra menahan laju kendaraan. Terlebih pada ban depan, karena harus menahan bobot motor plus pengendaranya.
Akibatnya, ban akan mengalami tekanan yang berlebih saat mengerem dan permukaan yang bergesekan lebih luas. Kondisi itu membuat suhu pada ban cepat naik dan mengikis lapisan karet ban.
Agresif...
- 1
- 2



