Hadapi Perang Tarif Trump, Volvo Setop Penjualan Produk Ini di AS
Zulkifli Fahmi
Senin, 5 Mei 2025 11:40:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski begitu, Samuelsson tak membocorkan kapan Volvo memutuskan model barunya yang dibuat di Amerika. Namun, ia berencana segera mengunjungi AS untuk berbincang dengan diler dan mencari tahu model mana yang paling masuk akal.
”Seharusnya lebih cepat jika kita ingin memberikan dampak pada pemanfaatan karena ada orang di sana yang membutuhkan sesuatu untuk dilakukan. Dengan tarif, dampaknya bahkan lebih negatif karena opsi untuk mengekspor tidak lagi sejelas dulu,” ujarnya.
Selain mendorong produksi lokal, Volvo juga berencana menghentikan penjualan sedan S90 di Amerika. Sebab produk tersebut diimpor dari China.
Volvo pun berencana fokus pada model yang lebih populer seperti XC40, XC60, dan XC90.
Sementara Volvo tengah menggarap model buatan AS berikutnya, Samuelsson juga menekankan perusahaannya tengah berupaya keras untuk mendorong produksi EX90 bertenaga listrik, dengan harapan dapat mendongkrak penjualan kendaraan yang telah diproduksi di Carolina Selatan.



