Cegah Motor Injeksi Brebet saat Dikendarai, Lakukan Perawatan Ini
Dani Agus
Selasa, 19 Desember 2023 22:31:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Teknologi injeksi kini sudah diterapkan pada hampir semua motor keluaran baru. Baik motor matik, bebek hingga sport.
Meski berteknologi terbaru, bukan berarti motor tidak bisa mengalami kerusakan atau masalah. Terlebih, jika pemilik motor tidak melakukan perawatan rutin pada kendaraannya.
Salah satu kerusakan yang biasa bagi motor adalah brebet. Kondisi ini bisa menimpa motor lawas atau lama pemakaiannya maupun motor baru yang pakai teknologi injeksi.
Ada banyak faktor yang menyebabkan motor teknologi injeksi brebet. Paling sering disebabkan kurangnya perawatan.
Isnanto dari Bengkel Cahyo Motor Service di wilayah Tajur Tangerang mengatakan, bahwa ada dua komponen yang wajib diperhatikan dan dicek saat melakukan perawatan berkala jika motor injeksi brebet.
”Paling mudah dirawat, ya bagian injektor dan throttle body,” katanya, dilansir dari Federaloil, Selasa (19/12/2023).
Kedua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala karena kalau dibiarkan bisa sangat berpengaruh terhadap performa mesin.
Hal ini bukan tanpa sebab. Untuk diketahui, tugas injeksi pada motor, sistemnya adalah menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Bila tidak dirawat, injektor berisiko mampet karena tersumbat kotoran.
”Umumnya pengecekan dilakukan setiap interval 8.000 km,” lanjutnya.
Selain membersihkan selang injector dan throttle body, ada komponen lain yang juga patut diperhatikan. Yakni, kondisi busi dan filter udara.
Busi memiliki fungsi untuk memercikkan api ke ruang bakar. Jika pengapian dari busi terhambat, bensin berisiko terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak maksimal.
Namun untuk filter udara, sebaiknya dicek dan dibersihkan tiap 2.000 km. Dengan rutin membersihkan filter udara, kepastian ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih menjadi lebih terjamin.
”Perawatan komponen-komponen tersebut wajib dilakukan, agar saat berkendara tetap nyaman dan tidak ada kerusakan selanjutnya,” tutupnya.



