Ketahui, Ini Penyebab Bagian Dalam Mesin Motor Bisa Kotor
Dani Agus
Selasa, 5 Desember 2023 21:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Mesin adalah komponen paling vital pada sepeda motor. Oleh sebab itu, perhatian pada mesin biasanya menjadi prioritas utama pemilik kendaraan.
Supaya mesin awet dan tetap prima perfomanya, maka butuh perawatan rutin. Salah satunya bisa dengan ganti oli secara berkala.
Tak hanya itu, mesin motor juga perlu dibersihkan. Pasalnya, mesin motor ini juga bisa kotor termasuk pada bagian dalamnya.
Ada beberapa penyebab mesin motor bisa kotor, dilansir dari Federaloil, Selasa (5/12/2023).
1. Bahan Bakar
Bahan bakar yang masuk ke dalam ruang bakar atau mesin akan meninggalkan residu. Mengendap dan mengeras pada logam di dalam mesin, performa motor bisa saja terganggu.
Kotoran pada bahan bakar juga bisa timbul akibat kompresi tidak seimbang antara kebutuhan mesin dengan tingkat oktan. Umumnya, bahan bakar dengan oktan rendah tidak bisa menyesuaikan kebutuhan mesin sepeda motor yang semakin modern.
2. Udara
Meski pada sepeda motor terdapat filter udara, bukan berarti penyaringan dapat dilakukan dengan sempurna. Kotoran yang ikut masuk melewati filter udara tidak akan keluar melalui asap knalpot, sehingga mengendap di ruang bakar dan mengganggu performa mesin.
3. Oli
Jenis oli memiliki tingkatan, yakni oli mineral, oli semi synthetic, oli full synthetic, oli PAO (Poly Alpha Olefin) hingga ester. Semakin rendah tingkatan oli, maka hasil kerja yang dihasilkan juga tak lebih baik.
Jenis oli dengan tingkatan rendah tidak mampu memproteksi mesin terutama overheat. Tingkatan jenis oli yang rendah juga cenderung menyisakan sludge (lumpur) pada mesin. Sesuaikan oli mesin yang tepat dengan spesifikasi mesin motor, agar berkendara semakin nyaman.



