Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian, masih banyak orang yang abai untuk mengganti oli secara rutin. Akibatnya, motornya bisa mengalami kerusakan yang parah sehingga butuh biaya cukup banyak untuk memperbaikinya.

Oli memiliki peranan penting dalam membuat kendaraan tetap nyaman, mulus dan ringan saat melakukan akselerasi. Tidak hanya itu, kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan pada sistem mesin kendaraan itu sendiri.

Baca juga: Ganti Oli Mesin Motor Melebihi Takaran, Ini Dampak Buruk pada Kendaraan

Oleh sebab itu, bagi para pengendara roda dua, diwajibkan mengganti oli setiap 2.000 kilometer. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi mesin supaya tetap prima.

Lantas, setelah ganti oli, apakah oli bekas tersebut baiknya dibuang atau ditampung ya? Melansir dari Federaloil, Kamis (11/5/2023), limbah oli bekas ternyata masuk kedalam limbah berbahaya. Jadi, penanganannya tidak boleh sembarangan, apalagi oli bekas tersebut dibuang ke saluran air yang bisa mengkontaminasi lingkungan.Bagi para pemilik bengkel-bengkel besar, oli bekas tersebut biasanya akan ditampung terlebih dahulu di drum-drum besar. Kemudian akan dilanjutkan diolah dan didaur ulang oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk pengolahan oli bekas.Pengolahan oli bekas tersebut tidak akan diolah menjadi oli palsu kok. Jadi, tidak perlu dikhawatirkan.Beberapa pabrik di beberapa daerah telah mengolah dan mendaur ulang oli bekas tersebut menjadi beberapa fungsi lain. Di antaranya, dijadikan campuran aspal untuk jalanan, ada juga yang dijadikan base oil untuk campuran pelumas kembali, bahkan bisa juga oli bekas tersebut diolah untuk dijadikan bahan bakar mesin-mesin diesel.Nah, sekarang sudah tahu kan kemana oli bekas tersebut akan diolah dan didaur ulang? Jadi, jangan buang oli bekas ke sembarang tempat ya!

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler