Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian, masih banyak orang yang menganggap sepele untuk mengganti oli secara rutin. Akibatnya, motornya bisa mengalami kerusakan yang parah sehingga butuh biaya cukup banyak untuk memperbaikinya.

Oli memiliki peranan penting dalam membuat kendaraan tetap nyaman, mulus dan ringan saat melakukan akselerasi. Tidak hanya itu, kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan pada sistem mesin kendaraan itu sendiri.

Baca juga: Ini Cara Mencegah Kehabisan Oli Mesin saat Berkendara Motor

Perlu diketahui, dalam penggantian oli harus sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Namun, pada kenyataannya, masih banyak pemilik motor yang mengganti oli dengan volume melebihi kasitasnya.

Lantas, apakah dampaknya terhadap kendaraan? Melansir dari Federaloil, Rabu (29/3/2023), mengganti oli melebihi takaran bisa berdampak pada kendaraan.

Menurut Daryanto mekanik dari Trijaya Motor di Joglo Jakarta barat, hal tersebut bisa menyebabkan dampak buruk lho.

Berikut ini dampak mengisi oli mesin melebihi takaran seharusnya:
1. Penurunan kualitas oliMengisi oli secara berlebihan akan menggenangi poros engkol, dan oli malah tidak bisa melumasi komponen mesin dengan baik sehingga akan terjadi gesekan antara komponen didalam mesin.2. Kerja piston semakin beratDengan terendamnya poros engkol dengan oli berlebih, gerakannya pasti akan lebih berat untuk menggerakkan piston sepeda motor, yang terjadi mesin akan menjadi lebih boros bensin serta kinerjanya tidak akan maksimal.3. Kinerja kopling tidak maksimalDengan adanya oli yang merendam bagian mesin dengan kapasitas lebih banyak, maka bagian kopling pun bisa berpotensi akan slip dan tenaga mesin akan hilang, tentunya bensin akan lebih boros. 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler