Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti dilansir dari Kontan.co.id, masyarakat calon pembeli mobil bisa melirik pasar mobil bekas untuk mempertimbangkan minat membeli mobil.

Dengan melihat harga mobil di pasar mobil bekas, bisa diketahui depresiasi harga yang terjadi. Depresiasi harga ini bukan penentu tentang kualitas mobil atau kelayakan pakainya.

Di pasaran mobil bekas di Jakarta, saat ini beberapa harga mobil untuk jenis tertentu tengah mengalami penurunan. Itu terjadi pada mobil premium dan mobil-mobil pabrikan asal China.

Salah satu pemilik lapak mobil bekas di kawasan WTC Mangga Dua, Peter menyatakan, mobil-mobil dengan tingkat penjualan yang tidak massif, cenderung mengalami penurunan harga jual.

"Saya tidak bisa sebut merek, tetapi mayoritas mobil dari pabrikan China," kata Perter seperti dilansir dari Kontan.co.id, baru-baru ini.BACA JUGA: Pemprov Jateng-Bakrie & Brothers Ingin Datangkan Bus Listrik dari TiongkokPendapat hampir sama disampaikan oleh Munir salah satu pemiliki show room mobil bekas di Harapan Indah, Bekasi. Menurutnya, untuk mobil pabrikan China harga depresiasinya bisa sampai 20-30 persen."Kalau bicara mobil baru yang harganya turun, paling mobil China, apalagi yang sudah tidak dijual lagi (DFSK Glory 560). Kemudian ada mobil-mobil yang memang sudah tidak ada ATPM-nya seperti Datsun. Kalau Ford dalam beberapa tahun belakangan masih cenderung stabil karena sudah ada harga pasnya," Jelas Munir.Turunnya harga mobil pabrikan China, juga disebabkan karena peminatnya yang sedikit. Hal yang sama juga terjadi pada produk Datsun, dan merk-merk tak memiliki distributor resmi.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler