Senin, 26 Februari 2024

Catat, Ini Bahaya Naik Motor sambil Mendengarkan Musik

Dani Agus
Selasa, 26 September 2023 20:51:00
Ilustrasi (freepik.com)

Murianews, Kudus – Hadirnya smartphone dengan beragam keunggulan teknologi dan fitur juga berdampak pada perilaku pengendara motor. Di mana, sebagian ada yang berkendara motor sambil mendengarkan musik dengan headset.

Berkendara sambil mendengarkan musik mungkin dimaksudkan agar bisa sambil menikmati perjalanan bagi sebagian orang. Namun, dibalik ini ada bahaya yang mengancam.

Jika Anda termasuk salah satunya maka sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Sebab, berkendara sambil mendengarkan musik sangat membahayakan keselamatan.

Melansir dari Federaloil, Selasa (26/9/2023), mendengarkan musik selagi berkendara memang dapat mengusir kejenuhan. Namun, dampak negatifnya lebih besar daripada manfaat yang diperoleh.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ), mendengarkan musik sambil mengemudi dapat menurunkan konsentrasi.

Meskipun tidak secara eksplisit tertulis dalam undang-undang, bukan berarti menyetel musik bijak untuk dilakukan. Karena hal tersebut dapat  menimbulkan bahaya seperti tidak mendengar klakson, hilang konsentrasi sehingga menyebabkan kecelakaan.

Mendengarkan musik juga menjadi salah satu hal yang kerap dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor untuk menghilangkan kantuk.  Padahal, ini bukan solusi yang tepat.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan kantuk adalah dengan tidur atau beristirahat sejenak. Mengantuk itu faktor kelelahan dan kurang oksigen di kepala karena aliran darah tidak lancar.

Walaupun sambil mendengarkan lagu, tetap saja tidak dapat menjamin rasa kantuk hilang. Ada banyak potensi kecelakaan yang bisa terjadi jika pengendara motor tidak konsentrasi saat berkendara.

Berkendara tanpa konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan bisa dikenakan sanksi hukum. Jangan hanya untuk kesenangan semata, malah justru bisa memecah fokus Anda ketika melaju di jalan dengan mengendarai motor. 

Menutup telinga dengan memakai earphone, sama saja dengan mengurangi fungsi telinga, yaitu mendengar.  Padahal, saat berkendara di jalanan umum, banyak hal yang wajib kita dengar dan perhatikan.

Kalau telinga sudah diisi dengan suara lain, maka itu sama saja dengan kita tidak tahu dan mendengar apa yang ada di sekitar kita, contohnya klakson dari kendaraan lain.  Anda pasti tahu bahwa suara klakson yang dikeluarkan dari kendaraan lain mungkin saja peringatan yang perlu diperhatikan karena mungkin saja sedang dalam kondisi bahaya, dan perlu diperingati.

Tidak cuma itu, suara-suara yang keluar dari eraphone juga bisa membawa Anda dalam ruang imajinasi, sehingga akan terpecahlah konsentrasi. Walaupun menggunakan earphone ketika mengemudi tidak secara eksplisit ilegal.

Tetapi tetap berbahaya dan bisa menjadi penyebab kecelakaan karena suara yang datang dari earphone menyebabkan gangguan yang cukup signifikan. Pengendara berisiko tidak punya kontrol yang penuh terhadap kendaraan.

Komentar